Punya bangunan rumah di dataran tinggi tentu tidak terlepas dari potensi risiko longsor. Salah satu fenomena alam ini bisa meningkat saat musim hujan tiba. Namun, jangan khawatir! Kamu bisa mulai wujudkan konstruksi pencegahan longsor tanpa harus pusing soal budget karena kamu bisa manfaatkan pinjaman KTA online.
Memang, tidak ada yang tahu bencana alam kapan datangnya. Namun sebagai manusia, tidak ada salahnya untuk melakukan pencegahan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah. Pada artikel kali ini, akan diberikan informasi terkait jenis konstruksi rumah tahan longsor. Penting sekali untuk kamu pahami supaya bisa mencegah terjadinya bencana alam di kemudian hari. Mari simak bersama-sama ulasannya di bawah ini!
6 Tips Konstruksi Tepat Hunian Anti Longsor
Tingginya curah hujan di Indonesia sering dikaitkan dengan fenomena longsor yang sering terjadi di dataran tinggi. Umumnya, banyak juga hunian yang dibangun di dataran tinggi sehingga menyebabkan hunian tersebut berpotensi terkena longsor.
Namun, ternyata risiko kerusakan infrastruktur karena longsor dapat dicegah dengan beberapa tips konstruksi yang tepat. Berikut ini tips konstruksi yang tepat untuk hunian di daerah rawan longsor.
● Memilih Lokasi yang Tepat
Pertama-tama, saat kamu memilih untuk membangun sebuah hunian di dataran tinggi, pastikan lokasi yang dipilih sudah tepat. Jika memungkinkan, kamu bisa memilih lokasi yang bukan lereng curam atau daerah yang terkenal rawan longsor.
Kamu bisa menggunakan jasa ahli geoteknik untuk menganalisis tanah apakah stabil jika dibangun sebuah hunian rumah. Kamu juga bisa sekaligus siapkan budget dari pinjaman KTA online untuk memperlancar proses ini, lho!
● Desain Pondasi yang Kuat
Tips kedua berkaitan dengan pondasi yang masing-masing desainnya dikhususkan untuk jenis tanah yang berbeda-beda. Pertama, pondasi dangkal yang didesain khusus untuk tanah yang stabil dan terletak di dataran rendah.
Sedangkan untuk tanah berlereng, kamu bisa menggunakan desain pondasi tiang pancang. Pondasi yang kuat penting digunakan untuk daerah rawan longsor karena dapat meminimalisir kerusakan infrastruktur dan kerugian materiil.
● Gunakan Teknik Anti Longsor
Selanjutnya, kamu bisa persiapkan budget dari produk pinjaman KTA aman agar dapat menerapkan teknik konstruksi anti longsor. Salah satu bentuk konstruksi bangunan anti longsor adalah penerapan retaining wall.
Konstruksi tersebut berupa dinding yang berfungsi menstabilkan tanah yang miring agar tidak longsor. Umumnya, ada tiga fungsi utama dari retaining wall, yaitu flow net cut off, active lateral force oil, dan lateral force water.
Sedangkan untuk jenis-jenis retaining wall, setidaknya ada 9 jenis yang bisa kamu ketahui, yaitu blok beton, sheet pile, diaphragm wall, revetment retaining wall, gabion retaining wall, gravity retaining wall, cantilever retaining wall, geosynthetic retaining wall, dan contiguous pile. Jenis-jenis teknik retaining wall tersebut dapat memperkuat bangunan hunian kamu agar terhindar dari kerusakan akibat longsor.

● Pasang Dinding Penahan
Agar hunian kamu aman dari longsor, kamu bisa memasang dinding penahan tanah. Fungsi penahan tanah adalah mencegah pergerakan tanah yang bisa menyebabkan terjadinya longsor. Kamu bisa memilih jenis dinding penahan yaitu beton bertulang atau dinding batu.
Buatlah konstruksi hunian yang kuat agar dapat meminimalisir risiko kerusakan parah saat longsor. Kalau kamu bisa lihat di daerah dataran tinggi seperti Bogor, Lembang, dan Dieng, banyak rumah yang dibangun dengan dinding penahan di bawahnya.
Apabila kamu belum memasang dinding penahan di hunian kamu yang rawan longsor, sekarang saat yang tepat! Kamu bisa manfaatkan budget pinjaman KTA online dan ciptakan hunian yang aman dari risiko bencana alam.
● Drainase Harus Efektif
Tips agar hunian tidak mudah terdampak longsor adalah sistem drainase yang harus efektif. Kamu bisa memasang sistem drainase yang bertujuan untuk mengalirkan air dengan baik ke sekitar area pondasi. Aliran air yang baik akan mencegah akumulasi air dan menyebabkan tanah menjadi tidak kuat.
Kamu juga dapat memasang sistem pengelolaan air hujan seperti pipa dan talang untuk mengarahkan air hujan yang turun agar tidak masuk ke dalam pondasi rumah. Pada intinya, sistem drainase yang efektif adalah menghindari pondasi rumah dari air yang berlebih.
● Tanam Vegetasi
Terakhir, kamu bisa mengandalkan tanaman vegetasi untuk meminimalisir risiko longsor yang menimpa hunian kamu. Tanam vegetasi dengan sistem akar yang kuat pada lereng rumah kamu. Tujuannya agar tanah dapat lebih stabil dan mencegah terjadinya erosi pada tanah.
Kamu juga bisa memanfaatkan rumput penutup tanah agar dapat memperkuat struktur di area sekitar pondasi. Semakin banyak tanaman vegetasi, maka sistem penyerapan air dapat lebih optimal sehingga di tanah dapat lebih stabil.
Jadi, bagaimana? Kamu yang punya hunian di area rawan longsor dapat meminimalisir rusaknya infrastruktur dengan tips-tips di atas. Soal budget, kamu tak perlu khawatir karena cukup ajukan pinjaman KTA online dan ciptakan hunian yang aman, sesuai dengan keinginan kamu.
Begitulah penjelasan bermanfaat terkait tips-tips membangun konstruksi hunian anti longsor. Kamu bisa mewujudkan hunian aman dengan memilih produk pinjaman KTA aman seperti produk digibank KTA. Terdapat keunggulan produk yang bisa kamu nikmati dan gunakan untuk kebutuhan urgent, seperti renovasi rumah.
Keunggulan produk digibank KTA yang bisa kamu nikmati yakni proses approval yang gampang dan cepat (hanya 60 detik saja) tanpa perlu membawa dokumen fisik, dan dana bisa cair hingga Rp200 juta. Selain itu, kamu juga bisa mengatur cicilan maksimal sampai 36 bulan, lho!
Jadi, tidak usah menunggu terlalu lama lagi, apply pinjaman KTA online produk digibank KTA sekarang juga! Ajukan pinjaman sekarang juga di sini dan nikmati proses approval yang singkat, praktis dan tanpa ribet!

